Proposal Usaha
MAKALAH
PELUANG BISNIS
PELUANG USAHA KERIPIK CEKER AYAM
DISUSUN
OLEH :
Mukhamad Khoirul
Ummam
SEKOLAH
TINGGI PENYULUHAN PERTANIAN
MALANG
2017
BAB
I
PENDAHULUAN
- Latar Belakang Masalah
Manusia yang hidup sudah menjadi semacam suatu
kewajiban untuk bertahan hidup ditengah-tengah masyarakat. Untuk bertahan hidup
manusia perlu berinteraksi dengan sesama manusia lain, terutama dalam menjalin
kerjasama yang saling menguntungkan.
Dewasa ini lahan pekerjaan semakin bertambah, tetapi
dengan banyaknya jumlah penduduk, peluang untuk mendapatkan pekerjaan jadi
semakin kecil. Untuk itu, ada baiknya, setiap manusia mampu berdiri sendiri
dengan usahanya dalam bertahan hidup.
Usaha dalam bertahan hidup itu diantaranya dengan
membuka sendiri lahan usaha baru untuk kita tekuni. Dengan mempertimbangkan
segala sesuatunya, termasuk ketersediaan sarana dan prasarana yang menunjang,
yang tidak hanya diciptakan oleh kita, tetapi untuk mempermudah juga dilihat
dari aspek lingkungan.
Ada berbagai macam lahan usaha yang dapat dilakukan,
diantaranya adalah usaha pembuatan kripik Ceker Ayam seperti apa yang akan
penulis paparkan dalam makalah ini.
- Perumusan Masalah
1. Alasan
mengapa membuka usaha keripik Ceker Ayam ?
2. Bagaimana
peluang membuka usaha kecil keripik Ceker Ayam ?
3. Bagaimana
keuntungan dan kerugian dalam usaha keripik Ceker Ayam ?
- Tujuan Penelitian
Adapun tujuan pengusaha untuk mendirikan suatu usaha
adalah selain untuk bertahan hidup, lebih
khusus lagi kita mencari laba atau untung dari usaha yang pengusaha lakukan
tersebut. Disamping itu, lebih jauh lagi, kita berharap dapat membuat lapangan
kerja sendiri dan jika memungkinkan, kita dapat menyediakan lapangan kerja untuk
orang lain selain itu guna mengetahui keadaan pemasaran keripik Ceker Ayam, mengidentifikasi
faktor internal dan eksternal yang menjadi kekuatan,kelemahan, peluang serta
ancaman dalam pemasaran keripik Ceker Ayam. Merumuskan alternatif strategi yang
dapat diterapkan dalam pemasaran keripik Ceker Ayam, menentukan prioritas
strategi yang dapat diterapkan dalam pemasaran keripik Ceker Ayam. Dengan
makalah ini diharapkan pembaca dapat memahami dan diharapkan dapat memanfaatkannya
khusunya dalam suatu pemilihan usaha.
- Batasan Penilitian
Makalah
yang kami buat ini hanya membahas tentang peluang usaha kripik Ceker Ayam.
BAB
II
STUDI
PUSTAKA
Pemasaran
Pemasaran adalah fungsi bisnis yang
mengidentifikasikan keinginan dan kebutuhan yang belum terpenuhi sekarang dan
mengatur seberapa besarnya, menentukan pasar-pasar target mana yang paling baik
dilayani oleh organisasi, dan menentukan berbagai produk, jasa dan
program yang tepat untuk melayani pasar tersebut. Jadi pemasaran berperan
sebagai penghubung antara kebutuhan-kebutuhan masyarakat dengan pola jawaban
industri.
Pengertian tentang pemasaran lazim disebut oleh para
usahawan sebagai penghubung antara produsen dengan para konsumen dengan mana
kedua kepentingan dapat dipertemukan, kepentingan produsen untuk penjual
produk-produk yang telah dihasilkannya dan kepentingan konsumen untuk memiliki
produk-produk tersebut guna memuaskan atau memenuhi kebutuhannya.
Konsep pemasaran menyatakan bahwa
alasan keberadaan sosial dan ekonomi bagi suatu organisasi adalah memuaskan
kebutuhan konsumen dan keinginan tersebut sesuai dengan sasaran perusahaan. Hal
tersebut didasarkan pada pengertian bahwa suatu penjualan tidak tergantung pada
agresifnya tenaga penjual, tetapi lebih pada kepentingan konsumen untuk membeli
suatu produk.
Hal yang terpenting dalam pemasaran
1.
Fokus pada kemauan dan keinginan
konsumen sehingga organisasi dapat membedakan produknya dari produk yang
ditawarkan oleh para pesaing.
2.
Mengintegrasikan seluruh aktivitas
organisasi, termasuk di dalamnya produk untuk memuaskan kebutuhan ini.
3.
Pencapaian tujuan jangka panjang bagi
organisasi dengan memuaskan kebutuhan ini.
Dalam melakukan
pemasaran perlu diperhatikan strategi pemasaran yang dijalankan perusahaan
berkaitan dengan produk, harga, promosi, dan distribusi. Strategi pemasaran
adalah kombinasi dari empat variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari
sistem pemasaran. Empat variabel tersebut menunjukan pandangan-pandangan
penjual tentang kiat pemasaran yang tersedia untuk mempengaruhi pembeli, setiap
kiat pemasaran dirancang untuk memberikan manfaat-manfaat bagi pelanggan.
Adapun empat variabel tersebut adalah:
·
Produk
Mengelola unsur produk termasuk
perencanaan dan pengembangan yang tepat dipasarkan oleh perusahaan merupakan
hal yang sangat penting. Strategi dibutuhkan untuk mengubah produk yang ada,
merambat yang baru dan mengambil tindakan-tindakan lain yang mempengaruhi
bermacam-macam produk. Keputusan strategi dibutuhkan untuk pengemasan,
penentuan cap dan berbagai segi produk lainnya.
·
Harga
Dalam menentukan harga, manajemen harus
menentukan harga dasar yang tepat bagi produknya. Manajemen harus menentukan
strategi yang menyangkut pada harga, pembayaran ongkos angkut dan berbagai
variabel yang berhubungan dengan harga.
·
Promosi
Promosi adalah unsur yang didayagunakan
untuk memberitahukan dan membujuk pasar tentang produk baru perusahaan.
·
Distribusi
Perantara pemasaran pada dasarnya
merupakan faktor lingkungan yang berada di luar jangkauan perusahaan, seseorang
eksekutif pemasaran tetap mempunyai ruang gerak yang luas pada saat ia
berhubungan dengan perantara. Tanggung jawab pemasaran adalah memilih dan
mengelola saluran perdagangan yang dipakai dalam menyalurkan produk serta
mengembangkan sistem distribusi untuk pengiriman dan penanganan produk secara
fisik.
Persaingan
Seorang pengusaha harus dapat melihat
dan memanfaatkan peluang yang ada sehingga usaha yang dijalankannya tidak
mengalami kegagalan ditengah jalan.
Persaingan dengan perusahaan lain akan dapat diatasi
dengan langkah-langkah yang terencana denan baik dan matang yang diantaranya
adalah melakukan efisiensi dan peningkatan kualitas produk yang kita buat, yang
dalam hal ini proses produksi keripik Ceker Ayam, dilakukan dengan cepat tanpa
mengabaikan rasa dan rupa dari keripik Ceker Ayam tersebut.
Efisiensi dapat dilakukan dengan cara
menggunakan tenaga terampil atau tenaga yang telah dilatih dalam hal pembuatan
keripik Ceker Ayam. Mulai dari
penyiapan bahan baku hingga
pembersihan dan pemotongan yang
dilanjutkan dengan penggorengan.
Dalam produksi bahan makanan sangat
perlu diperhatikan cita rasa dan rupa. Cita rasa yang tinggi tanpa
memperhatikan rupa, akan kurang berhasil, begitupun sebaliknya.
Packing atau pengemasan produk yang
elegan dan unik akan memberi nilai jual tersendiri. Dalam keyataan, kebanyakan
produk yang dikemas, hampir 40% biaya produksi adalah untuk kemasan, sedangkan
sisanya adalah untuk bahan baku dan tenaga kerja.
Bermunculannya produsen jenis makanan
ringan juga akan memberikan persaingan tersendiri walaupun dari segmen produksi
yang berbeda, tetapi untuk segmen makanan ringan hal ini akan sangat memanaskan
persaingan.
Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran pada dasarnya adalah
rencana yang menyeluruh, terpadu, dan menyatu di bidang pemasaran, yang
memberikan panduan tentang kegiatan yang akan dijalankan untuk dapat
tercapainya tujuan pemasaran. Dengan perkataan lain, strategi pemasaran adalah
serangkaian tercapainya tujuan dan sasaran, kebijakan dan aturan yang memberi
arah kepada usaha-usaha pemasaran dari waktu ke waktu pada masing-masing
tingkatan dan acuan serta alokasinya terutama sebagai tanggapan dalam
menghadapi lingkungan dan keadaan persaingan yang selalu berubah.
Pada dasarnya dalam suatu strategi
pemasaran tercakup juga adanya strategi produk dan strategi pasar dimana
kesemuanya ini merupakan usaha yang dilakukan untuk membiasakan diri secara
teratur dalam memilih pasar beserta produk apa yang akan dipasarkan berdasarkan
pertimbangan pada situasi lingkungan.
Strategi pemasaran adalah wujud rencana
yang terarah dibidang pemasaran untuk memperoleh suatu hasil yang optimal.
Strategi pemasaran terdiri dari unsur-unsur pemasaran terpadu ( 4P dari
marketing mix yaitu product , price, promotion, place )
yang selalu berkembang sejalan dengan gerak dan perubahan lingkungan
pemasarannya serta perubahan perilaku konsumen. Bila tujuan pemasaran
menguraikan tempat yang akan dituju maka strategi pemasaran menunjukkan rute
yang dilalui untuk mencapai tujuan tersebut.selain itu kita harus menaganalisis lingkungan pemasaran.
Lingkungan Pemasaran
Lingkungan pemasaran adalah
pelaku-pelaku dan kekuatan-kekuatan yang berada di luar fungsi manajemen.
Dengan demikian, akan mempengaruhi kemampuan manajemen pemasaran untuk
mengembangkan dan membina transaksi yang berhasil dengan para pelanggan
sasarannya. Lingkungan
pemasaran meliputi faktor-faktor eksternal.
·
Faktor
Eksternal
1. Konsumen
Konsumen mempengaruhi industri melalui kemampuan
mereka untuk menekan turunnya harga, permintaan terhadap kualitas atau jasa
yang lebih baik, dan memainkan peran untuk melawan satu pesaing dengan lainnya.
2. Pemasok
Pemasok dapat mempengaruhi industri
dengan kemapuan mereka untuk menaikkan harga atau menurunkan kualitas barang
atau jasa yang dibeli.
3. Teknologi
Setiap perusahaan melibatkan sejumlah
besar teknologi. Setiap hal yang dilakukan sebuah perusahaan sudah pasti
melibatkan teknologi jenis tertentu, walaupun ada kenyataan bahwa satu atau
lebih teknologi mungkin tampak mendominasi produk atau proses produksi.
4. Pesaing
Suatu perusahaan dalam jangka panjang
akan mampu bertahan jika berhasil mengembangkan strategi untuk menghadapi suatu
struktur persaingan diantara perusahaan dalam industri, ancaman dari masuknya
pendatang baru, ancaman dari produk substitusi, kekuatan tawar menawar dari
pembeli dan pemasok,kelima kekuatan tersebut secara bersama-sama akan menetukan
intensitas persaingan dan potensi kemampulabaan perusahaan dalam suatu industri.
Penetapan Harga
Penetapan harga jual dilakukan dengan
cara memperhitungkan harga bahan baku, upah pekerja, proses produksi,
pengemasan, pemasaran dan jika perlu diperhitungkan pula biaya promosi dan
transportasi.
Semua harga yang telah teridentifikasi
dapat dihitung hingga bisa didapat harga satuan minimal (modal yang digunakan).
Selanjutnya kita dapat menentukan harga jual setalah diperhitungkan dengan
keuntungan yang ingin kita peroleh.
Penetapan harga ini sangat perlu
dilakukan untuk standarisasi penjualan, sehingga tidak akan terjadi kesenjangan
yang signifikan antara harga produk yang harus dibayar konsumen secara langsung
dengan harga produk setelah melalui distributor atau agen.
Dalam penetapan harga jual ini kita
juga harus realistis. Jika ditentukan terlalu tinggi maka konsumen akan
mempertimbangkan kembali untuk membeli produk kita dan lebih jauh lagi mereka
akan lari ke produk lain yang sejenis. Hal tersebut tentu tidak ingin terjadi.
Untuk itu perlu diperhitungkan harga jual produk dari produsen lain. Oleh karena itu penetapan harga harus dilakukuan sesuai
daerah penjualan yang menjadi sasaran penjualan produk kripik Ceker Ayam.
Kelancaran Usaha
Kelancaran suatu usaha tidak hanya
ditentukan dari lancarnya penjualan, tetapi juga ditentukan oleh proses
produksi follow-up-nya. Dengan lancarnya penjualan secara otomatis
juga memerlukan proses produksi yang juga tidak terhambat.
Kelancaran produksi bisa ditentukan
oleh penggunaan permesinan yang dapat menghemat upah tenaga kerja dengan
tingkat produksi yang juga tinggi.Selain ditentukan oleh penggunaan permesinan,
kelancaran produksi juga dapat ditentukan oleh tenaga produksi yang telah
terampil dan mampu berdisiplin hingga bisa mencapai target produksi sesuai
dengan order penjualan.
Kelancaran
produksi tidak akan terlepas dari kelancaran suplai bahan baku.
BAB
III
METODE
PENELITIAN
Metode
Pengumpulan Data
Metode yang digunakan
yaitu metode analisa adalah metode pengumpulan data
melalui survey di kota purwokerto yang belum ada peluang usaha tentang Kripik
Ceker Ayam. karena kripik Ceker Ayam merupakan bisnis atau usaha tidak
selalu harus membawa modal yang besar serta juga tidak harus membutuhkan ide
yang begitu unik.
BAB
IV
PEMBAHASAN
Cakar ayam adalah bagian tubuh ayam
pada kaki. Biasanya kurang dianggap dalam usaha ayam potong. Bahkan harganya
pun relatif murah. Tetapi belakangan, ceker ayam sudah mulai diinovasikan.
Banyak contoh kuliner yang memanfaatkan ceker ayam. Misal soto ceker ayam,
gulai ceker ayam, mie ceker ayam, dan bakso isi ceker ayam.
Alasan Mengapa Membuka Usaha Keripik
Ceker Ayam
usaha kecil dengan berbahan
Ceker Ayam dan menjadi suatu makanan yang disukai semua khalayak orang, karena
kripik Ceker Ayam merupakan bisnis atau usaha tidak selalu harus
membawa modal yang besar serta juga tidak harus membutuhkan ide yang begitu
unik. Apalagi bagi kita yang ingin memulai usaha baru
1.
Peluang pasar yang cukup besar, Kebutuhan terhadap produk keripik
Ceker Ayam masih cukup besar, pangsa pasarnya masih cukup luas dan beragam.
2.
Belum banyak pesaing.
3.
Cara pembuatanya yang mudahdan banyak diminati
konsumen.
Dan kripik Ceker Ayam ini, bisa
menjadi buah tangan ataupun cemilan yang disukai banyak orang.
Peluang Usaha Keripik Ceker Ayam
Kebutuhan
terhadap produk keripik Ceker Ayam masih cukup besar, pangsa pasarnya masih
cukup luas dan beragam. Kalau Anda menjualnya dengan gerobak dorong tentunya
sasarannya adalah masyarakat menengah ke bawah, namun bila Anda mengemasnya
dengan baik tentunya Anda bisa menentukan target pasar menengah ke atas.
Apalagi kalau
Anda punya sepuluh gerobak dorong untuk berusaha, Anda bisa menjadi juragan
usaha keripik singkong. Tetapi, untuk memulai sebuah usaha mulailah yang kecil
dulu, selami dan pahami karakteristik usaha keripik Ceker Ayam. Kalau tidak
punya gerobak dorong, mulailah dari rumah Anda sendiri, kenalkan produk Anda ke
teman-teman dekat, tetangga-tetangga Anda, seluruh tetangga di kampung,
tentunya mereka harus mengeluarkan uang untuk membeli produk keripik Ceker Ayam
Anda disamping Anda harus menyediakan ‘tester’ sebagai ‘cicip-cicip’.
Kalau produk
Anda diterima mulailah untuk menitipkan produk Anda ke toko-toko, bisa
swalayan, supermarket, atau toko khusus pusat oleh-oleh di kota Anda. Tentunya,
Anda harus mengemasnya dengan baik dan diberi merek. Namun adakalanya toko
pusat oleh-oleh hanya mau menerima kemasan kosongan tanpa merek dan merek atau
labelnya akan diberi sendiri oleh toko tersebut. Tidak masalah, sepanjang Anda
tidak dirugikan dan keuntungan yang Anda harapkan terpenuhi. Di samping itu
pusat oleh-oleh biasanya sudah punya surat ijin produksi atau ijin lainnya dari
instansi terkait dan Anda tidak perlu repot-repot untuk mengurusnya. Tetapi
lebih baik Anda harus mengurus ijin apabila Anda memberi kemasan pada produk
Anda, biar produk Anda tidak dikatakan ilegal.
Keuntungan dan
Kerugian Dalam Usaha Keripik Ceker Ayam
Keuntungan:
1.
Bisa memperoleh keuntungan yang lebih besar
2.
Modal yang dikeluarkan tidak banyak
3.
Cemilan ini bisa diterima oleh semua kalangan
masyarakat
4.
Harganya
terjangkau
5.
Bahan bakunya mudah didapat.
6.
Menumbuhkan inovasi agar mampu bersaing di pasar
bebas
Kekurangan
1.
Terlalu banyak biaya yang dikeluarkan, utang yang
tidak bermanfaat, tidak mematuhi ketentuan pembukuan standar.
2.
Persediaan
barang terlalu banyak sehingga beberapa jenis barang ada yang kurang laku.
3.
Tidak setiap hari dagangan habis terjual.
KESIMPULAN
Dari tulisan
yang telah penulis uraikan dapat
disimpulkan dalam usaha keripik Ceker Ayam, diantaranya adalah bahwa dalam
suatu usaha ada baiknya direncanakan secara matang baik ditinjau dari
prospek masa depan maupun sistem manajemen yang dapat dilakukan untuk mengelola
usaha yang bersangkutan. Selain itu perlu pula dipikirkan dan diperhitungkan
tentang prospek persaingan, segmentasi pasar dan kelancaran usahanya. Khusus untuk
pengelolaan usaha pembuatan keripik Ceker Ayam ini, perlu diperhatikan ketersediaan
bahan baku berupa Ceker
Ayam. Penetapan harga
jual merupakan salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam suatu usaha.
Harga harus realistis tetapi tidak melupakan modal yang dikeluarkan untuk
melakukan usaha yang bersangkutan tersebut.

Komentar
Posting Komentar